Sunday, May 19, 2013

Perilaku Obsesif Kompulsif

Seorang perempuan muda terlihat semangat ketika menceritakan dirinya padaku. Tentang kebiasaannya yang kadang kala aneh menurutnya. Dia sadar "keanehan"nya yang lebih menjurus pada perilaku obsesif kompulsif. Jadi, apa dengannya??? Hmm... di beranda rumah kita ini, aku akan menceritakannya padamu, dengan dia sebagai aku.

Aku seorang perempuan lajang dengan pekerjaan yang kadang kala serabutan. Tetapi hasil yang serabutan ini cukup untuk mendukung segala kebutuhannya. Alhamdulillah. Tetapi 2 tahun belakangan, aku sangat menderita dengan keanehan yang ada diriku. Bagaimana tidak? Setiap kali keluar rumah, atau minimal keluar kamar, aku harus mengecek pintu berkali-kali. Padahal aku sudah menguncinya. Aku akan tetap kembali mengecek pintu meskipun aku sudah berjalan jauh. Yaaa...aku balik lagi ngecek pintu. Aku sangat cemas jika aku belum begitu yakin bahwa pintu sudah terkunci dengan benar. Entahlah, sudah berapa kali aku harus mengeceknya, hingga aku kelelahan sendiri karenanya.


Tuesday, May 7, 2013

Kesedihan dapat Menghancurkan Badan


Di beranda yang sejuk ini aku teringat dengan seorang sahabat lama. Beliau bercerita tentang sahabat beliau yang bernama Fulanah. Ingin aku ceritakan kembali kisah Bu Fulanah ini kepada kalian.

Bu Fulanah adaah seorang perempuan paruh baya. Beliau memiliki keluarga yang sangat dicintai. Suami yang baik dan anak-anak yang tumbuh dewasa dengan jutaan keajaiban. Tetapi kebahagian Bu Fulanah nampaknya mesti berkurang. Dan hanya ALLAH yang tau mengapa.

Suatu saat, Bu Fulanah mendapati bahwa suami yang dicintainya menikah lagi dengan perempuan lain dan meninggalkan beliau. Hancurlah hati beliau. Seakan kiamat mendatangi lebih cepat. Kesedihan terus berlanjut dan kepedihan makin berlarut dalam hidupnya. Hingga akhirnya beliau divonis Kanker Payudara oleh dokter.

Beliau merasa bahwa sakit yang beliau derita adalah akibat dari "keburukan" suaminya sehingga mendatangkan kesedihan. Alhasil, kankerlah yang beliau dapatkan. Allahu a'lam. Dan yaa.... Kesedihan yang terus berlanjut. apalagi dengan Kanker Payudara yang beliau derita. Semakin bertambahlah rasa sedihnya. Aku pernah membaca di artikel mengenai kanker payudara. Ustadz Danu pernah bilang, bahwa depresi yang berkepanjangan juga bisa menyebabkan kanker payudara. ALLAHU 'alam.

Kesadaran akan ujian ALLAH Azza wa Jalla pada dirinya membuat dirinya bangkit pelan namun pasti. Ketika disarankan doter untuk operasi, beliau tidak mau. Pun paksaan dari keluarga untuk operasi tidak beliau gubris. Dan taukah engkau kawan, apa tindakannya??? Bu Fulanah hanya berusaha mendisiplinkan diri untuk shalat Tahajud di malam-malam terakhirnya. Dan Alhamdulillah, setahun kemudian, dokter menjelaskan bahwa beliau dinyatakan sehat dan tidak perlu operasi. Beliau terbebas dari Kanker Payudara hanya dengan pertolongan ALLAH. Alhamdulillah.


Hmmm.... apakah kesedihan memang akan menghancurkan badan??

Ayahandaku dulu pernah memberi nasehat kepadaku. Yaaaa.... sekilas memang nampak tidak ilmiah dan tidak ada dasarnya. Hanya berupa omongan belaka. Saat itu Beliau berkata, "Jika kamu mendapat cobaan dan ujian, janganlah terlalu lama bersedih. Kalaupun bersedih lama, janganlah dengan kesedihan yang terlalu dalam. Tubuhmu tak akan mampu menahan kesedihanmu. Kalo bathinmu sakit, maka badanmu akan menerima akibatnya. Mungkin organ-organ dalammu yang kena jadi kanker. Naudzubillah. Jadi jangan sedih ya... Bapak ibu sedih kalo kamu sedih." Hmm.... Semoga kemulyaan di dunia akhirat untuk ayahandaku dan ibundaku tercinta.

Tapi usut punya usut, memang kesedihan akan menghancurkan badan. Katakanlah seperti parasit, atau seperti virus yang menggerogoti tubuh. Kok bisa??? Nih dia penjelasannya.....


Monday, May 6, 2013

Fisik Remaja

"Wah... ternyata waktu berlalu begitu cepat. Gadis kecil yang dulu sering merengek minta disetelin lagu VCD setiap sore, kini tumbuh menjadi gadis yang terlihat begitu dewasa. Meski masih tergolong remaja, namun ia terlihat cantik dan halus... Aaahh... aku yakin, hanya pemuda beruntung yang bisa milikinya. Pun demikian, gadisku... Ia tumbuh sebagai remaja... Senang melihatmu tumbuh dewasa, Gadis." Sang pencipta waktu membuat manusia cepat tumbuh dan berkembang. Dari anak-anak menjadi remaja, lalu menjadi dewasa dan kemudia menua.


Dan bumi yang mempunyai retak


Di beranda rumah kita yang InsyaALLAH seindah taman surga ini, inginku bercerita mengenai bumi kita yang retak. Aku mendapatkan cerita ini dari beberapa situs dan dari ilmu geologi yang pernah kupelajari dulu. Beberapa merupakan tambahan dariku sendiri.

Ketika kita memperhatikan Planet kita dari luar, terlihat bola biru yang tengah terapung tenang di alam semesta yang luas ini. Tapi tatkala kita masuk ke bagian dalam Bumi kita akan menemukan retakan, celah, getaran serta reaksi Kimia. Bahkan kita akan terheran dengan kepadatan panas yang terdapat di dalamnya.

Saturday, May 4, 2013

Apa itu Individu ???



Pada suatu hari yang cerah, Rabu pagi di pinggiran kota. Ketika burung-burung tak akan  mau lagi berterbangan ketakutan jika tertabrak kendaraan yang berlalu lalang. Dalam diam ku bertanya.... Apa itu individu??? Kutemukan sebuah buku fotokopian bersampul hijau yang nampaknya akan bercerita sedikit banyak mengenai psikologi. Daaaan.... jeng jeeeeng.....

Thursday, May 2, 2013

Menguak Sebab Laki-laki Melakukan KDRT



Oleh: Sri Yulita Pramulia Panani

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) adalah bahasan yang paling populer sampai hari ini. Isu KDRT semakin naik ke permukaan ketika media pun tidak ketinggalan memberi sorotan pada korban dan pelakunya. KDRT bisa terjadi pada siapapun tidak memandang profesi, jabatan, usia, siapapun bisa mengalami tindak kekerasan ini. Walaupun, UU tentang KDRT sudah ada yaitu UU no 23 tahun 2004, berbagai bentuk kampanye dan sosialisasi anti KDRT dilakukan, tetapi tetap saja angkanya tidak mengalami penurunan justru makin bertambah.